TUGAS KLIPING MATA KULIAH ETIKA BISNIS

Untitled(koran jawa pos, Sabtu, 4 Oktober 2014, halaman 37)

A.LATAR BELAKANG
Jelang Idul Adha banyak warga muslim di seluruh Indonesia bersiap untuk kurban. Hewan kurban yang akan dibeli untuk dijadikan hewan kurbanpun sudah banyak tersedia dipasaran. Banyak jenis hewan kurban yang disediakan oleh para penjual mulai dari grade yang terendah sampai yang tertinggi dengan harga yang sesuai.

Begitu halnya dengan warga Sidoarjo Jawa Timur yang antusias dalam menyambut hari raya Idul Adha. Mereka yang mau berkurban siap memburu hewan kurban yang sudah disediakan penjual dipasar. Namun sangat disayangkan disaat hari besar islam seperti ini masih ada beberapa penjual yang ingin memperoleh untung maksimal dengan menghiraukan etika bisnis, baik itu disengaja ataupun tidak disengaja dalam menjual hewan kurban yang dijualnya.

Mengapa dikatakan menghiraukan etika bisnis? Akan dibahas dalam bagian pembahasan.

B. PEMBAHASAN
Dalam ajaran Islam hewan kurban yang akan disembelih harus memenuhi syarat yang telah ditentukan, diantaranya, Beberapa Syarat Hewan Qurban yang baik untuk disembelih antara lain adalah sebagai berikut :
1. Hewan kurbannya berupa binatang ternak, yaitu unta, sapi dan kambing, baik domba atau kambing biasa.
2. Telah sampai usia yang dituntut syari’at berupa jaza’ah (berusia setengah tahun) dari domba atau tsaniyyah (berusia setahun penuh) dari yang lainnya.
3. Bebas dari aib (cacat) yang mencegah keabsahannya, yaitu apa yang telah dijelaskan dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
4. Tidak ada hubungan dengan hak orang lain. Maka tidak sah berkurban dengan hewan gadai dan hewan warisan sebelum warisannya di bagi.
5. Penyembelihan kurbannya harus terjadi pada waktu yang telah ditentukan syariat. Maka jika disembelih sebelum atau sesudah waktu tersebut, maka sembelihan kurbannya tidak sah.

Dari ke lima syarat diatas banyak banyak pedagang yang menjual hewan kurban dibawah umur. Hal ini menunjukan ketidak tahuan ataupun unsure kesengajaan dalam menjual hewan kurban yang kurang memenuhi syarat.

Dengan tidak memperhatikan syarat tersebut maka penjual hewan kurban yang menjual hewan dibawah umur untuk tujuan dikurbankan adalah tindakan yang tidak beretika dalam berbisnis.

C. HUBUNGAN ETIKA BISNIS DALAM MENJUAL HEWAN KURBAN
1. Landasan Teori
Pengertian Etika Bisnis Menurut Beberapa Ahli,
Menurut Rosita noer: “Etika adalah ajaran (normatif) dan pengetahuan (positif) tentang yang baik dan yang buruk, menjadi tuntutan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik.”

Menurut Yunani Kuno: (“ethikos”, berarti “timbul dari kebiasaan”), Etika adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.

Menurut Drs. O.P. Simorangkir: “Etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.”

Menurut Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat: “Etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.”

Menurut Drs. H. Burhanudin Salam: “Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai norma dan moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.”

2. Hubungan Teori Dengan Menghiraukan Etika Bisnis
Jika digeneralisir semua pendapat para ahli tentang etika bisnis intinya adalah mengatur untuk berprilaku baik secara moral maupun santun. Dengan meniatkan menjual hewan kurban yang belum memenuhi syarat untuk dikurbankan kepada masyarakat, itu akan menimbulkan hal yang tidak baik dan akan merugikan banyak orang juga merupakan perbuatan dosa bagi si penjual. Selain itu juga sudah jelas telah mengabaikan etika bisnis

Seharusnya ketika penjual hendak menjual hewan kurban maka ia harus bisa memastikan kualitas dari hewan yang akan ia jual. Kaitannya dengan hal ini adalah memenuhi syarat secara ajaran islam. Sehingga etika bisnis pun akan terbangung dalam proses jual beli hewan kurban ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *