Tugas Etika Bisnis Membandingkan 2 Iklan Yang Sejenis

TUGAS ETIKA BISNIS

Kiki Yuliandara (01112064)

MEMBANDINGKAN DUA IKLAN YANG SEJENIS

Iklan adalah pesan singkat yang sifatnya membujuk/mendorong orang untuk melihat iklan tersebut karena pesan yang disampaikan secara singkat dengan menggunakan kata-kata ataupun tulisan yang menarik untuk dibaca/dilihat dan akhirnya pun khalayak akan tergiur untuk membaca barang/jasa yang diiklan kan itu.

Pada kasus berikut saya mengambil iklan tentang Rokok. Kedua Iklan ini saya ambil di Jl. Bubutan Surabaya dan di Jl. Stasiun Semut Surabaya yaitu Magnum Blue  dan Djarum Super. Keduanya terletak di tempat yang strategis yaitu orang dapat melihat dengan mudah iklan dari sudut jalan tanpa harus membahayakan pengguna jalan.

Akan tetapi penempatan iklannya lebih strategis untuk Iklan Magnum Blue yaitu deket dengan Lampu Merah Jl. Stasiun Semut Dimana orang akan mudah membacanya karena untuk menghilangkan rasa bosan menunggu Lampu Hijau untuk melanjutkan perjalananya. Sedangkan letak ilkan Djarum Super terletak di tempat yang tidak menjadi pemberhentian orang dan juga terhalang oleh bangunan warung, Iklan yang saya ambil adalah iklan Rokok yang iklan-iklan nya kadang bernilai seni tinggi tapi juga berisi himbauan bahaya dari produknya, namun meski begitu sepertinya konsumen masih banyak yang tidak memperhatikan bahaya rokok yang di slip kan dibagian bawah dari setiap iklan rokok.

Analisis Iklan Rokok Djarum Super

IMG20141231094550

Gambar 1 : hasil foto sendiri di jalan Bubutan

Dalam iklan Rokok diatas tidak ada bahasa promosi apapun. Sehingga bagi seorang yang bukan perokok akan bingung akan makna dari iklan tersebut. Tetapi ini disengaja mungkin karena adanya peraturan pemerintah sebagai berikut:

Aturan iklan rokok  di media cetak, elevise, daring serta media luar ruang dimuat di pasal 26 sampai 34. Iklan rokok tidak boleh diletakkan di kawasan tanpa rokok, di jalan utama dan protocol. Ukuran iklan di luar ruangan tidak boleh  melebihi ukuran yang telah ditetapkan oleh peraturan yaitu 72 meter persegi.

Pasal 28 juga menyebutkan, iklan rokok di media cetak tidak boleh diletakkan di bagian sampul depan atau bagian belakang, tidak boleh didekatkan Promosi pembagian rokok gratis, potongan harga atau hadiah serta penggunaan logo/merek produk tembakau pada barang lain atau pada kegiatan lembaga/perorangan juga dilarang.

Informasi tentang harga dan fasilitas yang ditawarkan tidak tercantum dalam iklan.

Analisis Iklan Rokok Magnum Blue

IMG20141231093523

Gambar 2 : hasil foto sendiri di jalan Stasiun Semut

Secara umum iklan rokok Magnum Blue terlihat sama hanya saja terdapat slogan dalam iklan yaitu “Style Tanpa Batas”. Tampilan iklan yang menunjukan suasana pantai ditengah laut juga merupakan kelebihan tersendiri dari iklan rokok ini.

Sehingga lebih terasa fresh ketika melihat iklan rokok magnum blue apabila dibandingkan dengan rokok Djarum Super.

Secara tata bahasa terdapat bahasa campuran antara bahasa inggris dan bahasa Indonesia, yang mana hal ini kurang baik apabila dilihat dari segi bahasa, karena membiasakan hal yang salah. Style tanpa batas bisa saja diganti dengan gaya tanpa batas atau dengan bahasa Indonesia lainnya yang sesuai dengan EYD. J

ika dilihat dari bahasa promosi iklan rokok magnum blue juga sama dengan Djarum Super yaitu tidak ada sama sekali kata-kata promosi dan juga harga, sehingga memungkinkan bagi orang yang bukan perokok tidak mengerti arti dari iklan ini.

Namun hal ini bisa juga disengaja oleh para produsen rokok karena berhubungan dengan peraturan pemerintah yang tadi disebutkan diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *